Jus Buah “Sahabat atau Musuh” dietmu?


Makanan seperti sayur dan buah dianggap sangat sehati bagi tubuh. Buah-buahan memiliki kandungan berbagai vitamin, mineral, serta antioksidan yang dapat menyehatkan tubuh sehingga daya tahan tubuh meningkat. Selain dimakan langsung tanpa olahan, buah dapat dikonsumsi dalam bentuk jus. Namun apakah mengonsumsi buah dalam bentuk jus bisa menjadi sahabatmu atau justru musuhmu saat menjalankan diet?

Bagi orang yang sedang menjalankan program diet, tentu harus memilih jenis makanan yang tepat salah satunya adalah memilih makanan yang tinggi serat seperti buah-buahan. Saat seseorang mengonsumsi makanan tinggi serat maka akan membuat perut lebih lama merasa kenyang sehingga menunda lapar ,juga melancarkan BAB dan membersihkan usus.

Buah yang mengandung tinggi serat yaitu  jeruk, papaya, mangga serta buah yang dimakan dengan kulitnya seperti apel, anggur, pir, belimbing dan jambu biji. Saat mengonsumsi jus buah, biasanya kita lebih sering membuang kulitnya, padahal pada kulit buah yang bisa dimakan mengandung serat yang tinggi. 

 Pada jus buah, perbandingan buah dan air adalah 1 : 2 hal ini menyebabkan rasa dari jus kurang manis sehingga sering ditambahkan pemanis buatan seperti gula pasir dan kremmer kental manis. Jenis gula pada gula pasir adalah sukrosa sedangkan jenis gula yang terdapat pada buah adalah fruktosa. Organ hati yang menyerap dan mengolah fruktosa dalam tubuh. Apabila fruktosa yang terserap berlebih, hati akan mengubahnya menjadi lemak. Memakan buah secara langsung membutuhkan usaha untuk mengunyah dan menelannya. Fruktosa  pada buah akan ikut terpecah ketika dicerna secara perlahan di saluran pencernaan berbanding terbalik dengan sukrosa. Hal ini menyebabkan hati akan menyerap fruktosa dengan tingkatan yang rendah berbeda dengan sukrosa.

Untuk healthizen khususnya yang sedang melakukan program diet, lebih disarankan untuk memakan buah secara langsung dengan kulitnya seperti apel, pir, jambu biji,dll. Karena, selain tinggi serat, proses mengunyah saat memakan buah langsung dapat memberi sinyal kepada otak bahwa dengan memakan buah sudah seperti makan makanan utama.  

Nah healthizen, dapat disimpulkan bahwa jus buah bukan merupakan sahabat dietmu tetapi juga bukan musuh dalam dietmu, hanya saja sebaiknya mengonsumsi buah-buahan secara langsung agar kandungan serat tidak terbuang sehingga membuat kenyang lebih lama dan melancarkan program dietmu!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here