LEMAK JENUH VS LEMAK TIDAK JENUH

Haloo healthizen! nah kalo ngomongin lemak pasti identik dengan makanan dan juga yang nempel ditubuh, bener gak tuh?? eitsss tapi healthizen tau gak sih kalo lemak ada 2 jenis lho! iya lemak jenuh dan lemak tidak jenuh!! masih bingung?? nah mending simak dulu nih penjelasan dibawah!

Yang pertama ada lemak jenuh nih healthizen! nah lemak ini biasa dikenal lemak jahat. Ya dia sebenernya nggak jahat sih, punya fungsi juga dalam tubuh. Tapi, jika terlalu banyak dapat merusak tubuh makanya nih jadi dikenal lemak jahat. Lemak jenuh ini sebenarnya terdiri dari lemak yang struktur karbonnya tunggal. Kalau sudah didalam tubuh bentuknya berupa Low Density Lipoprotein atau LDL. Disebut Low density karena densitas protein yang ada pada LDL ini rendah, dalam satu butir LDL setengahnya merupakan kolesterol. Nah LDL ini digunakan sebagai kendaraan yang mengantarkan kolesterol pada jaringan-jaringan tubuh. Dalam jaringan, kolesterol digunakan sesuai fungsi jaringannya, bisa sebagai hormon steroid atau berfungsi untuk pembentukan dinding sel.

Nggak jahat-jahat banget kan LDL ini? Lalu kenapasih banyak yang menganggap LDL sebagai lemak jahat? nah itu karena LDL punya sifat yang dapat melekat pada dinding pembuluh sehingga dapat menumpuk dan akhirnya menyumbat pembuluh darah, nah lho bahaya banget kan healthizen?! Oleh karena itu kita dianjurkan untuk membatasi konsumsi lemak jenuh.

Sumbernya apa ajasih?? jadi lemak jenuh sendiri sumbernya banyak, seperti minyak kelapa sawit, produk dari susu seperti keju, whip krim, kemudian mentega, dan lemak hewan darat seperti daging sapi dan ayam terutama yang sudah diolah seperti sosis, dan kornet. wah itusih enak enak semua ya healthizen??

Bagaimana dengan lemak tidak jenuh? Lemak tidak jenuh ini justru kebalikan dari lemak jenuh yaitu dikenal dengan lemak baik lho! tentu dia lebih banyak manfaatnya sih daripada lemak jenuh tadi healthizen. Lemak tidak jenuh ini terdiri dari lemak yang memiliki ikatan ganda contohnya adalah Omega 3, 6, 9, DHA dan EPA. Nah didalam tubuh lemak ini akan berbentuk sebagai High Density Lipoprotein atau HDL. Seperti LDL, HDL ini juga punya fungsi untuk transportasi kolestrol, bedanya HDL ini sebagai polisi yang menangkap lemak-lemak yang berlebih pada sel dan jaringan untuk di serahkan pada hati untuk diubah jadi cadangan. Selain itu Omega 3, 6, 9, DHA dan EPA juga berperan sebagai pelengkap pertumbuhan dan perkembangan serta antioksidan, antikanker, dan masih banyak lagi.

sumbernya apa ajasih?? Sumber lemak tidak jenuh sendiri yaitu ikan, lemak nabati, dan minyak yang berasal dari bunga. Makanya healthizen patuhilah kata-kata ibu Menteri susi untuk makan ikan sebelum ditenggelamkan, karna nyatanya manfaat ikan banyak banget lho!!

Nah healthizen sudah tau kan perbedaan lemak jenuh dan lemak tidak jenuh?? jadi tetap konsumsi sesuai kebutuhan ya healthizen! walaupun lemak tidak jenuh lebih baik dari lemak jenuh bukan berarti bisa dikonsumsi berlebihan lho healthizen karena bagaimanapun itu tetap lemak, dan tentunya harus dikonsumsi sesuai kebutuhan ya healthizen!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here