Workout dan Kardio, Mana dulu??

Hai Healthizen! Aktivitas fisik sangat diperlukan dalam proses penurunan berat badan, salah satunya adalah olahraga. Olahraga dibutuhkan minimal tiga kali seminggu dalam waktu sekali olahraga adalah 30 menit. Eitss tapi Healthizen jangan sampai salah pemilihan jenis olahraga ya! Apa saja jenisnya? Yuk simak penjelasan di bawah ini 

Terdapat jenis kardio dan workout dalam olahraga. Kardio merupakan latihan yang moderat dan terus menerus, seperti jogging 1000 m dan 2000 m. Orang yang melakukan kardio mendapatkan oksigen yang cukup dengan beban kerja yang menengah, Denyut nadi setelah melakukan kardio adalah sekitar 60-70% dari denyut nadi maksimal sehingga kemampuan jantung dan peredaran darah oksigen tercukupi. 

Sedangkan workout adalah latihan progresif yang tidak terus menerus. Latihan yang hanya beberapa detik dan lebih ke arah stamina karena kerja asam laktat akan meningkat sehingga konsentrasi darah juga meningkat. Workout lebih cepat daripada latihan daya tahan. Eitss dalam workout kecukupan oksigen tidak akan tercukupi karena gerakannya lebih cepat daripada kardio.

Bagi pemula tidak disarankan untuk workout karena berbahaya, dan fisiknya lemah. Basic nya adalah harus latihan kardio atau latihan daya tahan terlebih dahulu. Jika sudah fit melakukan latihan kardio, Healthizen bisa lanjut ke tahap latihan workout. Pemula yang memaksakan latihan workout dikhawatirkan akan terserang jantungnya, karena pada saat workout kekurangan oksigen, dan tidak memiliki bahan bakar yang cukup untuk melakukan latihan. 

Latihan seperti fast interval harus memiliki stamina yang besar, karena pembakaran energi lebih besar, dan kembali lagi kepada berapa lama seseorang melakukan latihan.

Nah, disarankan untuk Healthizen lebih baik jalan kaki dahulu, lalu jogging dengan jarak yang ditambah, daripada langsung melakukan workout. Workout merupakan latihan yang instan tapi memiliki resiko tinggi bagi pemula. Pada workout istirahat terpaksa karena oksigen tidak tercukupi. Mengumpulkan stamina kembali setelah workout pun lebih panjang daripada kardio, karena ketika kardio intensitasnya rendah sehingga tidak perlu banyak istirahat seperti workout.

Perlu diingat ya Healthizen, kardio terlebih dahulu untuk membakar lemak. Jika sudah fit dalam kardio, bisa dilanjutkan dengan weight training untuk membentuk otot. Otot tidak bisa dibentuk dari latihan workout. Eitss tetap jaga pola makan ya Healthizen!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here