Obesitas, Apa Kamu Salah Satunya? (dr.Juwalita Surapsari, M.Gizi, Sp.GK)

Hai Healthizen! Jadi udah timbang berat badan belum hari ini? Kalau udah apakah berat badanmu masih batas ideal? Atau sudah termasuk obesitas? Wah sebelum terlambat cek penjelasan dokter Juwalita berikut yuk! 

Pengertian Obesitas

Obesitas adalah kondisi kronis yang terjadi akibat akumulasi lemak didalam tubuh yang berlebih. Nah buat Healthizen yang ingin tau apakah tubuhnya obesitas atau tidak maka bisa dengan mengukur melalui IMT / BMI (Indeks Massa Tubuh/Body Mass Index). IMT membandingkan berat badan kamu dengan tinggi badan kamu.

Ilustrasi BMI (source: whathealth.com)

Misalnya seseorang memiliki TB 160cm(1,6 m) dan BB 70kg. Pertama, kalikan tinggi badan dalam kuadrat: 1,6 x 1,6 = 2,56. Selanjutnya, bagi angkat berat badan dengan hasil kuadrat tinggi badan: 70/2,56 = 27,3. Terakhir, bandingkan angka IMT kamu (27,3) dengan kategori IMT sesuai parameter asia pasifik sebagai berikut :

<18,5 = Underweight atau kekurangan berat  badan

18,5 – 22,9 = Normal 

23 – 24,9 = Overweight atau kelebihan berat badan 

> 25 = Obesitas

Selain penggunaan IMT juga harus melihat komposisi tubuhnya, karena terkadang tidak tepat untuk suatu keadaan tertentu seperti, misal atlet atau binaraga yang memiliki bentuk tubuh muskular, memiliki IMT yang lebih besar, diakibatkan karena massa otot yang lebih besar bukan karena massa lemak.

Penyebab Obesitas

Penyebab obesitas sendiri itu sebenarnya hanya satu yaitu surplus energi atau dikenal dengan kelebihan kalori. Jadi balik lagi ke rumus keseimbangan energi, nah tubuh kita itu sebenarnya selalu berusaha untuk selalu menyeimbangkan energi yang masuk dan energi yang keluar. Energi yang masuk sudah pasti dari makanan dan energi yang keluar yaitu dari BMR(Basal Metabolic Rate), Aktivitas Fisik termasuk olahraga dan TEF (Thermic Effect of Food).

Jadi kegemukan akan terjadi apabila energi atau kalori yang masuk lebih banyak daripada energi yang keluar. Misalnya seseorang tidak pernah olahraga tapi makannya banyak lalu tinggi kalori dan minim kandungan gizi seperti makanan junk food, makanan olahan, makanan tinggi gula, makanan tinggi lemak dll.

Obesitas dipengaruhi Genetik

Genetik bisa menjadi salah satu faktor terjadinya obesitas. Tetapi terjadinya obesitas tidak hanya faktor genetik saja tapi juga banyak faktor lain misal lingkungan seperti kebiasaan makan keluarga dan gaya hidup kita sendiri seperti pola makan dan aktivitas fisik kita. Kalau memiliki genetik obes tapi gaya hidupnya baik maka belum tentu terjadi obesitas. 

Bahaya Obesitas 

Obesitas bisa beresiko terkena banyak penyakit loh Healthizen dan bisa dibilang dari ujung kepala hingga ujung kaki bisa beresiko. Berikut komplikasi obesitas:

  • Stroke
  • Obesitas 
  • Jantung 
  • Hipertensi
  • Ginjal
  • Kanker 
  • Dll

Selain itu juga bisa menyebabkan haid tidak lancar pada wanita lalu juga radang sendi seperti lutut, pinggang dan punggung bisa terjadi.

Nah Healthizen jadi udah taukan cara mengecek tubuh kita apakah termasuk obesitas, lalu apa sebab dan bahayanya. Lalu apakah bisa diatasi? Eits tentu bisa dong! Sebaiknya untuk mengatasi obesitas dilakukan secepatnya jangan ditunda tunda dan sebaiknya sebelum menginjak usia lebih dari 20 tahun karena kalau lebih dari 20 tahun maka akan membutuhkan usaha yang lebih. Jadi tunggu apalagi yuk mulai diet sehat~

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here