Sedang Diet? Perhatikan Ini Saat Konsumsi Salad

Salad merupakan salah satu jenis makanan yang dikenal dapat membantu melancarkan program diet karena biasanya terdiri dari berbagai jenis buah-buahan dan sayuran yang rendah lemak, namun bisa membuat perut kenyang.
Salad dapat menggalkan diet?

Salad merupakan salah satu jenis makanan yang dikenal dapat membantu melancarkan program diet karena biasanya terdiri dari berbagai jenis buah-buahan dan sayuran yang rendah lemak, namun bisa membuat perut kenyang. Selain itu salad juga kaya akan serat, sehingga mudah untuk dicerna di dalam tubuh. Salad biasanya disajikan dengan dressing atau saus yang terdiri dari berbagai macam jenis. Tapi, tahukah kamu bahwa dressing yang tidak tepat akan memengaruhi program dietmu? Salad dressing adalah saus yang telah atau belum dikentalkan, biasanya dihidangkan bersama-sama dengan salad, baik itu dicampur maupun dihidangkan terpisah.

Berikut empat jenis salad dressing yang paling umum ditemukan dipasaran :

  1. Mayonaise

Satu sendok makan mayonaise mengandung kira-kira 57 kalori dan 5 gram lemak. Padahal, biasanya kita akan menambahkan dua sampai empat sendok makan mayonaise pada salad. Satu porsi salad ini mengandung 150 hingga lebih dari 200 kalori atau 10% dari kebutuhan kalori harianmu.

  1. Thousand island

Satu sendok makan dressing ini mengandung 65 kalori dan 6 gram lemak. Sementara itu, satu porsi salad dengan Thousand island mengandung sekitar 290 kalori. Jika salad yang kamu konsumsi mengandung telur, jumlah kalorinya bisa mencapai 370. Jumlah ini setara dengan kalori yang Anda bakar setelah berjalan cepat selama kurang lebih 45 menit atau lari sejauh 5 kilometer.

  1. Caesar salad dressing

Satu sendok makan dressing ini mengandung 78 kalori dan 8,5 gram lemak. Satu porsi Caesar salad mengandung 200 sampai 330 kalori. Jika dihidangkan bersama dengan ayam panggang, jumlah kalorinya dapat mencapai 590.

  1. Minyak zaitun (olive oil)

Satu sendok makan minyak zaitun mengandung 130 gram kalori dan 12 gram lemak, sehingga satu porsi salad dengan minyak zaitun mengandung sekitar 350 kalori. Meskipun kadar kalori dan lemaknya paling tinggi jika dibandingkan dengan dressing lain, minyak zaitun kaya akan lemak tak jenuh yang baik untuk pencernaan.

Lalu, manakah Salad dressing yang paling sehat dan cocok dikonsumsi oleh kamu yang sedang menjalankan program diet?

Di antara keempat jenis dressing di atas, salad dressing yang paling sehat adalah dressing minyak zaitun. Hal ini dikarenakan kandungan lemak tak jenuh yang dapat membantu penyerapan nutrisi. Kadar kalori dan lemak total mayonaise, Thousand Island, dan Caesar salad dressing memang tidak setinggi minyak zaitun. Akan tetapi, kalori dan lemak total dalam ketiga jenis dressing tersebut terdiri dari lemak jenuh yang tidak sehat. Sementara minyak zaitun menawarkan kalori dan lemak total yang berasal dari lemak tak jenuh.

Lemak tak jenuh ini dibutuhkan tubuh untuk mencerna dan menyerap berbagai gizi penting dari sayuran, misalnya beta-karoten, antioksidan, dan likopen. Tanpa bantuan lemak tak jenuh, sayuran yang Anda konsumsi dalam salad justru tidak akan bisa diserap tubuh dengan baik.

Photo by Mike Kenneally on Unsplash

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here