Stretching dan jenisnya, ada banyak Ternyata !

Hai healthizen! pada artikel sudah di jelaskan bahwa dalam berolahraga sering ditemukan berbagai cedera yang terjadi pada otot dikarenakan otot kurang siap dalam meyediakan tenaga untuk melakukan gerakan saat olahraga diakibatkan kurangnya stretching dalam memulai olahraga. Nah pada artikel kali ini akan dibahas beberapa jenis stretching tersebut.

Sebelum berolahraga, stretching sangat perlu dilakukan supaya meminimalisir cedera otot dan kecelakan dalam berolahraga. stretching mempunyai arti yaitu rangkaian gerakan peregangan yang berfungsi untuk melatih fleksibilitas beberapa anggota tubuh seperti punggung, kaki, dan tangan. Selain itu stretching dapat memberikan suatu hal yang positif terhadap raga seperti meningkatkan rentang gerak, fleksibilitas, sirkulasi, dan keberhasilan latihan healthizen. Berikut beberapa jenis stretching, yaitu:

  1. Stretching statis ini adalah jenis peregangan yang dilaksanakan dengan  merenggangkan otot secara perlahan hingga merasakan ketegangan akibat tarikan otot yang healthizen renggangkan.  Stretching ini dapat dilakukan antara 10 – 30 detik. Metode Stretching statis ini diklaim lebih baik daripada Stretching dinamis karena dapat meningkatkan rentang gerak dalam gerakan tertentu.
  2. Stretching dinamis adalah jenis peregangan yang dilakukan dengan gerakan berirama seperti memutar, memantulkan tubuh sehingga anggota badan merasakan ketegangan. Stretching dinamis biasanya dilakukan beberapa kali, biasanya 10-12 kali. Jenis stretching ini sangat digemari oleh para olahragawan karena bermanfaat untuk meningkatkan rentang gerak dalam berolahraga dan aktivitas sehari-hari healthizen.
  3. Stretching pasif adalah jenis peregangan dengan memerlukan bantuan dari luar dalam melakukan peregangan healthizen. Jenis peregangan ini mendapat bantuan dari berat tubuh, tali, gravitasi, teman dan alat peregangan. Dengan melakukan stretching pasif membuat healthizen dapat mengendurkan otot dan peregangan dengan bantuan eksternal, sehingga anda tidak terlalu bekerja keras. Namun stretching pasif ini beresiko cedera serius apabila kekuatan eksternal terlalu kuat,  jadi hati-hati ya healthizen.
  4. Stretching Isometrik adalah jenis peregangan dengan menolak peregangan dengan menarik otot ke posisi semula. Peregangan ini diklaim merupakan stretching paling aman diantara stretching yang lain.
  5. Proprioceptive Neuromuscular Facilitation adalah jenis peregangan yang menggabungkan antara peregangan isometrik, statis dan pasif. Peregangan ini mendorong kekuatan otot lebih tinggi. Peregangan PNF ini merupakan lanjutan pelatihan keseimbangan untuk meningkatkan kekuatan lebih tinggi.

Jadi healthizen, sebaiknya lakukan Stretching terlebih dahulu sebelum olahraga, maupun sebelum melakukan aktivitas sehari-hari lainnya, agar tubuh  lebih bugar sepanjang hari dan meminimalisir mengalami cedera. Jenis stretching juga bermacam-macam, pilihlah yang paling cocok. Yuk ikuti terus senisehat untuk mendapatkan info-info lainnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here