Asam Basa Makanan

Hai Healthizen, pasti kalian pernah denger kan makanan asam dan makanan basa??? Nah udah pada tau belum si makanan asam dan basa itu?? Apakah makanan asam itu yang rasanya asam?? Eitss daripada bingung mending simak penjelasannya yuk!

Makanan asam dan basa memiliki 2 pengertian ya Healthizen! Jadi dibahas satu satu dulu ya! Pertama yang paling umum yaitu makanan asam yang pHnya rendah sedangkan makanan basa yang pHnya tinggi. Contoh makanannya yaitu cuka, asam, mangga muda, dan makanan dengan rasa asam lainnya sedangkan makanan basa misalnya minuman dengan pH tinggi. Lalu apa pengaruhnya ke tubuh?? Untuk pengaruhnya ke tubuh tergantung asupan kalian ya Healthizen! Lambung memiliki pH rendah, maka ketika konsumsi makanan basa tidak berpengaruh. Hal itu karena basa yang bertemu asam lambung menjadi netral. Nah berbeda dengan makanan asam,  jika konsumsi makanan asam dan bertemu asam lambung maka akan perih serta akan menimbulkan keluhan sakit maag lainnya.

Kedua, makanan asam yaitu makanan yang bisa menyebabkan kondisi tubuh menjadi asam. Kondisi ini dimulai dari pH, darah dan urin menjadi asam. Hal ini juga dikenal dengan PRAL atau Potensial Renal Acid Load. Sedangkan makanan basa sebaliknya, yaitu makanan yang bisa menyebabkan kondisi tubuh menjadi basa. 

Makanan asam yang mengandung asam amino misal daging sapi, daging ayam, daging kambing, telur, susu, keju yang memiliki PRAL tinggi yang bisa menyebabkan asidosis juga beresiko pembentukan batu ginjal. Sedangkan makanan yang basa misal sayur dan buah. 

Eitss, meskipun makanan asam memiliki resiko pada kesehatan. Keduanya tetap harus dikonsumsi ya karena keduanya dibutuhkan oleh tubuh. Oleh karena itu Healthizen konsumsi makanan sesuai gizi seimbang agar keseimbangan asam basa tubuh Healthzen terjaga. 

Leave a Comment

Your email address will not be published.